07 Mar 2012

ITM Catat Laba Bersih Tertinggi Dalam 5 Tahun

PT Indo Tambangraya Megah Tbk. dalam tahun buku 2011 mencatat pendapatan bersih sebesar US$546 juta atau naik 168% dari US$204 juta pada periode yang sama di tahun 2010. Ini merupakan laba bersih perusahaan terbesar dalam 5 tahun terakhir atau semenjak terdaftar sebagai perusahaan terbuka.

Peningkatan pendapatan bersih ini didorong oleh kenaikan penjualan bersih sebesar 45% dari US$1645 juta pada tahun buku 2010 menjadi US$2382 juta pada tahun 2011. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan volume penjualan sebesar 11% dari 22,2 juta ton pada tahun 2010 menjadi 24,7 juta ton pada tahun 2011, serta harga rata-rata jual batubara yang lebih tinggi 30% dari US$74,9 per ton menjadi US$97,1 per ton di tahun 2011.

Kenaikan penjualan bersih tersebut juga mengangkat laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) sebesar 95% dari US$363 juta pada tahun fiskal 2010 menjadi US$707 juta pada tahun buku 2011, jauh menutupi kenaikan beban operasi sebesar 19% dari US$155 juta menjadi US$185 juta.

Penjualan batubara sebesar 24,7 juta ton sepanjang tahun 2011 dipasarkan ke China (5,8 juta ton), Jepang (4,1 juta ton), India (2,3 juta ton), Indonesia (2,1 juta ton), Taiwan (2,0 juta ton), Italia (1,8 juta ton), dan negara-negara lain di Asia Timur dan Tenggara.

Sepanjang tahun 2011 PT Indo Tambangraya Megah Tbk. telah memproduksi 25 juta ton batubara atau sesuai dengan target yang telah direncanakan. Adapun target produksi untuk tahun 2012 adalah sekitar 27 juta ton. 

Sama dengan target produksi, target penjualan untuk tahun 2012 adalah sekitar 27 juta ton. Dari angka itu, sampai dengan awal Februari 2012, 87% telah terjual dengan perincian 51% dijual dengan harga tetap dan disepakati, 31% dijual dengan mengacu indeks global, sedangkan 6% lagi sudah dijual dengan kepastian dalam hal volume. Sedangkan 13% sisanya belum terjual.

Sampai dengan akhir bulan Desember 2011, total aktiva PT Indo Tambangraya Megah Tbk. adalah US$1578 juta. Perusahaan mencatat jumlah ekuitas US$1080 juta dan tidak mempunyai hutang bank sampai saat ini. Laba bersih per saham sampai dengan akhir Desember 2011 adalah US$0,48 atau naik 167% dari US$0,18 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.