SEJARAH ITM

2020

ITM mengakuisisi 100% saham PT Sentral Mutiara Energy (SME) dan 75% saham PT Graha Panca Karsa melalui anak usahanya SME

2019

Pembelian sisa saham PT Tepian Indah Sukses sebesar 30% sehingga dimiliki 100%.

Pembangunan 3MW Solar Hybrid Plant di Bontang untuk mendukung pasokan listrik IMM.

2018

ITM Mengakuisisi PT Nusa Persada Resources dengan kepemilikan 100% dan PT Energi Batubara Perkasa dengan kepemilikan 100%.

2017

ITM mengakuisisi PT Tepian Indah Sukses dengan kepemilikan 70% dan melalui anak perusahaan: PT ITM Indonesia, mengakuisisi PT GasEmas dengan kepemilikan 75%.

2016

ITM mendirikan anak usaha PT ITM Banpu Power dengan kepemilikan saham 70%.

2015

ITM mendirikan anak usaha PT ITM Energi Utama dengan kepemilikan saham 99,99% dan PT ITM Batubara Utama dengan kepemilikan 100%.

2014

ITM mendirikan anak usaha PT ITM Indonesia dengan kepemilikan saham 100% dan PT Tambang Raya Usaha Tama dengan kepemilikan 100%.

2010

Banpu Mineral (Singapore) Pte. Ltd melepaskan 8,72% sahamnya kepada publik, sehingga kepemilikannya menjadi 65,00% dan sisanya dikuasai publik dengan masing-masing kepemilikan kurang dari 5%.

2008

Transfer mayoritas kepemilikan dalam ITM dari PT Centralink Wisesa International kepada Banpu Mineral (Singapura) Pte. Ltd. Transaksi ini menghasilkan struktur dan komposisi pemegang saham ITM di mana Banpu Minerals (Singapura) Pte. Ltd. memegang 73.72% saham dan publik 26.28%.

2007

ITM mengakuisisi PT Jorong Barutama Greston dan saham minoritas PT Trubaindo Coal Mining.

Setelah persiapan hampir setahun, penawaran saham perdana ITM akhirnya terealisasi. 225.985.000 saham baru atau setara dengan 20% dari saham yang beredar ditawarkan kepada publik dengan harga 14.000 per lembar saham.

Pada hari pencatatannya 18 Desember 2007, harga saham ITM tercatat ditutup pada harga Rp 19.600 di bursa efek Indonesia, di mana ini menunjukkan saham ITM memberikan keuntungan 40% dari harga awal penawaran.

2005

PT Trubaindo Coal Mining memulai tahap produksi.

2004

ITM mengakuisisi konsesi PT Bharinto Ekatama.

2003

ITM mengambil alih saham minoritas PT Indominco Mandiri.

2001

Banpu Minerals (Singapore) mengakuisisi ITM dan anak perusahaannya.

1997

PT Indominco Mandiri memulai pengiriman melalui fasilitas permanennya.

1996

Pengiriman muatan pertama dari fasilitas interim PT Indominco Mandiri.

1995

Pra-produksi PT Indominco Mandiri.

1987

Pendirian ITM.