Program Pascatambang

Tujuan akhir dari program ini bagi ITM adalah didapatnya sebuah model yang teruji prosedur reklamasi tambang berbasis keanekaragaman hayati, yang lebih jauh dapat diduplikasi di area tambang lain.

Pemikiran ini muncul dari pengalaman mengelola tambang oleh para praktisi di ITM yang mengerucut pada sebuah kesimpulan bahwa diperlukan sebuah upaya praktis dan teruji secara ilmiah untuk mewujudkan reklamasi tambang yang sesuai dengan kondisi lahan bekas tambang, memiliki tingkat keberlanjutan yang tinggi dan tetap memenuhi kaidah penutupan tambang yang digariskan oleh regulator.

Alhasil, setelah berupaya selama delapan tahun, ITM telah mampu mengembangkan dan menggunakan spesies lokal sebagai tanaman pionir dalam proses revegetasi lahan bekas tambang.Praktik ini dilakukan di lokasi tambang BEK, di Barito Utara. Di lokasi tambang IMM di Kutai Timur, tanaman lokal diintroduksi sebagai tanaman sisipan diantara tanaman revegatasi yang telah tumbuh.

Penggunaan spesies lokal akan membuat keragaman tumbuhan yang tinggi di lahan revegetasi, umur pohon yang lama menjamin keberadaan hutan yang bertahan dalam jangka panjang, sehingga dapat menopang kehidupan ekosistem hutan dengan baik.