Karyawan ITM Bersihkan Hulu Sungai Ciliwung

16 Agu 2018 13:23

Para karyawan memungut sampah plastik yang mengotori sungai.

Plastik menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Akan tetapi, sampah plastik yang dibuang masyarakat mencemari lingkungan. Padahal dibutuhkan 1000 tahun agar sampah plastik dapat terurai. 

Oleh sebab itu dalam rangka merayakan Hari Lingkungan Dunia ITM mengkampanyekan “Kalahkan Pencemaran Plastik. Jika Kamu Nggak Bisa Memakai Ulang, Tolak Plastik!” 

Muatan pesan kampanye ini juga diusung oleh United Nations for Environmental Programs. 

Kampanye tersebut diselenggarakan 6 Juni di kantor ITM Jakarta dan 26 Juli di kawasan pegunungan di Cisarua, Jawa Barat. 

Di kantor ITM Jakarta peringatan Hari Lingkungan  Dunia menghadirkan aktivis lingkungan Ibu Mahariah sebagai pembicara. Ibu Mahariah penerima penghargaan Kalpataru, berhasil membebaskan Pulau Pramuka di Jakarta Utara dari sampah plastik melalui kegiatan-kegiatan lingkungan yang diprakarsainya. 

Di samping itu, para karyawan juga diajak menyaksikan demo tentang pemanfaatan limbah styrofoam agar dapat dijadikan kerajinan seni.
 

Pro-Ciliwung

Peringatan Hari Lingkungan selanjutnya diadakan 26 Juli di salah satu hulu Sungai Ciliwung di Sungai Cisampai di kawasan pengunungan Cisarua, Puncak, Bogor, Jawa Barat (sekitar 50 km dari Jakarta) melibatkan 40 karyawan ITM Jakarta. Para karyawan diajak bersama-sama memungut sampah plastik yang mengotori sungai.

Setelah selesai memungut sampah di sungai, mereka beristirat dengan menikmati makan siang sambil mendengarkan pertunjukan musik bernuansa alam. 

Diselenggarakan dengan bekerja sama dengan Komunitas Ciliwung Puncak (KCP), Lembaga Swadaya Masyarakat yang peduli dengan kebersihan aliran Sungai Ciliwung, kegiatan di Cisarua ini meluncurkan “Pro-Cilwung,” yaitu gerakan yang berupaya mengurangi limpasan air ke Sungai Ciliwung dengan  menanam pepohonan dan membuat sumur-sumur resapan air di sekitar daerah aliran sungai sehingga mencegah banjir pada sepanjang alirannya.

Direktur ITM Bapak Bramantya Putra beserta pejabat pemerintah dari Dinas Kehutanan, Dinas KLH, Dinas Perumahan Umum dan Penataan Ruang, Direktur Taman Nasional Cibodoas ikut serta dalam kegiatan bersih-bersih hulu Sungai Ciliwung ini. Mereka kemudian membubuhkan stiker pada sebuah papan sebagai tanda dukungan penuh terhadap gerakan Pro-Ciliwung.
 

 

Dukungan kepada KCP

KCP juga memiliki kepedulian terhadap pendidikan anak. 

Anak-anak, misalnya, oleh KCP dilatih bermain angklung dan mempertunjukkan kemampuan mereka di hadapan khalayak ramai. Sebagai bentuk dukungan ITM menyumbang dana Rp 38,5 juta untuk  pembangunan panggung luar ruang bagi anak-anak tersebut.

“Di panggung itu anak-anak akan mementaskan kebisaan mereka di hadapan para tamu,” kata Teja Kusumah, ketua KCP.

Kembali ke Berita